Sporty Magazine official website | Members area : Register | Sign in
assalamualaikum... maaf, blog ini telah pindah ke:http://samuderailmuagama.blogspot.com/
terima kasih
Tampilkan postingan dengan label BERITA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BERITA. Tampilkan semua postingan

KUNJUNGAN BAPAK NIFASRI KE MST PARABEK

Senin, 07 Maret 2011

Siang itu (13-2-2011) , setelah shalat zuhur berjamaah, para santri MST Parabek kedatangan seorang tamu dari Kementrian Agama RI. Sekilas, kedatangan beliau tekesan biasa saja, dan nyaris tidak ada kesan yang timbul dari para santri. Namun, kesan itu meledak seketika ketika Ust Zulfahmi memberi tahu bahwa beliau adalah seorang doktor yang juga alumni MST Parabek. Tidak lain dan tidak bukan, beliau adalah bapak Nifasri, Wongndeso yang jadi doktor.

Hari itu, bapak NIfasri memberikan motifasi kepada para santri untuk menuntut ilmu sebanyak mungkin, agar kelak mereka menjadi orang yang berilmu dan berguna bagi masyarakat. Beliau berpesan agar para santri bersungguh dalam menuntut ilmu untuk mencapai kesuksesan di masa depan.

Di sela-sela ceramahnya, beliau memberikan tips pribadi bagaimana beliau bias sukses seperti saat ini. Adapun tips-tips itu adalah:

• Jujur

Orang yang ingin sukses hendaklah bersikap jujur, baik jujur pada diri sendiri, orangtua maupun kepada guru dan ustadzah. Tanpa sikap jujur, kesuksesan yang dituju pasti sukar untuk diraih. Orang yang tidak mau mencaritahu dan mengakui kelamahan dirinya pasti akan mendapatkan berbagai kesulitan untukmencapai tujuannya.

• Kreatif / proaktif

Orang yang ingin sukses hendaklah bersikap kreatif danproaktif, yaitu belajar tanpa disuruh-suruh. Orang yang kreatif adalah orang yang selalu mampu untuk menemukan cara jitu untuk belajar dengan baik dan menyenangkan. Dengan sikap kreatif, seseorang akan kecanduan belajar sehinggan ia lebih banyak menggunakanwaktu untuk belajar. Hal ini tentu amat menjamin kesuksesanyya di masa depan

• Kemauan

Inilah unsur yang amat penting, yaitu kemauan. Tanpa kemauan, mustahil kesuksesan dapat diraih. “ sehebat apa[un fasilitas, sehebat apapun guru dan sebanyak apapun uang belanja, namu bila kesungguhan dan kemauan untuk belajar tidak ada pada diri ini, kesuksesan tidak akan tercapai ” ngkapnya dengan raut wajah yang serius.


Selain itu, beliau juga menuturkan bahwa penguasaan bahasa asing juga sangat dituntut untuk mencapai kesuksesan. Bahkan beliau berencana untuk memasukkan bahasa mandarin dalam kurikulum belajar agar nantinya bias dipelajari oleh para santri. “ dengan bahasa , dunia yang luas ini bias mengecil dan mudah untuk disentuh” ujar beliau di sela-sela ceramahnya.

Seusai memberi motivasi, penulis menghampiri beliau dan menyakan berbagai hal. Diantaranya adalah apa saja tips-tips yang diperlukan untuk menguasai bahasa internasional, seperti bahasa inggiris dan arab. Karena penulis menyadari bahwa bahasa adalah kunci ilmu dan gerbang dunia.

“Dulu , bapak dimotivasi oleh yayasan untuk mempelajari bahasa asing dengan tekun. Bapak dan teman-teman-memiliki tips tersendiri untuk menguasai bahasa asing. Yang PERTAMA menghafal dan memperbanyak perbendaharaan kosakata. Bapak dan teman-teman di universitas sering menterjemahkan teks berbahasa asing. Setiap kali menemukan kosa-kata baru, bapak menulisnya di sehelai kertas dan menempelnya di dinding kamar. Dan hal itu selalu bapak lakukan setiap hari. Yang KEDUA adalah selalu mempraktekkan bahasa, tak peduli harus diejek dan dikomentari oleh teman-teman. Yang KETIGA, istiqamah, selalu menguatkan hati untuk mempraktekkan bahasa asing. ” kisah beliau sambil mengenang masa lalunya sewaktu menjadi mahasiswa.

Satu hal yang sangat menarik perhatian para santri adalah kata sapa”adik-adik” yang beliau gunakan. Bahkan kadang-kadang, beliau menyebut dirinya “kakak”. “Agar terasa lebih dekat, bagai seorang kakak yang sedang bercengkrama dengan adik-adiknya.”. ujar beliau memberi alasan.


Hadirnya bapak nifasri di MST Parabek telah memberikan secercah semangat bagi para santri untuk berjuang meraih kesuksesan. Semoga beliau selalu dilindungi dandirahmati oleh Allah SWT. “terima kasih kak NIFASRI…” .

PERAYAAN HUT IPST YANG KE -43

Minggu, 20 Februari 2011


it is a nice day in parabek....



Kira-kira kalimat di atas cukup sesuai untuk mengambarkan hari itu. Ya, di hari minggu (20/11/2011) yang cerah itu, IPST (Ikatan Pelajar Sumatera Thawalib) menggelar hari ulang tahunnya yang ke -43. acara ini seperti biasa digelar di kampus madrasah sumatera thawalib. Adapun acara yang digelar diantaranya adalah :

Untuk tingkat SD : lomba cerdas cermat dan kaligrafi.
Untuk tingkat Tsanawiyah/ SMP sederajat : lomba bidang studi MIPA Terpadu(Sains and Math Competition / SMACOM) dan English Speech Contest (Pidato Bahasa Inggris).

Salah satu tujuan diadakannya Hut IPST ini adalah untuk mengikat tali silaturahmi antara peserta lomba dan offisialnya dengan keluarga besar Madrasah Sumatera Thawalib Parabek. Dengan demikian , MST Parabek terasa kian lebih bersahabat dengan dunia luar. “tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka ta’aruf” ucap Muhammamad Rizqi Eka Putra –ketua umum penyelenggara HUT IPST- di saat memberi sambutan pada pembukaan acara .

Acara ini secara resmi dibuka oleh kepala madrasah aliyah, Ustadz Drs Zulfahmi . dalam sambutannya, beliau mengungkapkan bahwa MST parabek juga mengadakan acara OPEN HOUSE, jadi , para peserta bisa melihat sarana-sarana belajar yang ada di Madrasah Sumatera Thawalib seperti labor computer, internet, pustaka dan lain sebagainya.


Salah satu yang menarik perhatian penulis ada di cabang lomba kaligrafi. Seorang anak penyandang cacat juga ikut dalam kompetisi membuat kaligrafi. Hal ini tentu menggugah setipa hati yang melihatnya. Meski cacat, beliau tetap berkarya, mengikuti kompetisi, dan mempersembahkan yang terbaik



Demikianlah liputan singkat acara HUT IPST yang ke-43 ini. Jika diperhatikan, liputan ini belumlah sempurna, karena masih banyak kekurangan yang ditemukan. Oleh karena itu, kritik dan saran sangat penulis dambakan untuk perbaikan di masa yang akan datang.
Penulis dapat dihubungi di :http//aqil-rabbani.blogspot.com atau melalui facebook dengan e-mail:aqil_rabbani@yahoo.com.


Republika OnLine » Dunia Islam » Mualaf David Saphiro: Hanya Islam, Agama yang Dinamai Langsung oleh tUHAN

Kamis, 17 Februari 2011

Michael David Saphiro


REPUBLIKA.CO.ID, Secara etnis, Michael David Saphiro adalah keturunan Yahudi Rusia. Perjalanannya mencari Tuhan sudah dimulai sejak ia berusia 19 tahun. Ia mengaku pada masa itu ia membatasi dirinya dengan logika Sains. "Ya, saya dicuci otak dengan itu," ungkapnya.

Keyakinan Saphiro terhadap Tuhan tidak pasti. Tujuan hidupnya saat itu ialah menjadi bintang rock terkenal. "Saya tinggal di sebuah apartemen di Pasadena dan bekerja sebagai sekretaris. Memang menggelikan saya tahu," tuturnya.

Suatu malam ia pergi ke dapur dan berpapasan dengan temannya berkulit hitam. "Saya masih ingat bertanya padanya, 'Bisakah saya simpan vodka ini dalam kulkas malam ini?'. Kami berjabat tangan kemudian pergi tidur. Tapi justru setelah itu hidup saya berubah drastis," kata Saphiro.

Si teman kulit hitam tadi, seorang Muslim, adalah Muslim pertama yang pernah dikenal Saphiro. Didorong rasa ingin tahu luar biasa, Saphiro mengajak si teman mengobrol tentang keyakinannya. "Saya penasaran, apa itu, saya dengar tentang beribadah 5 kali sehari, juga tentang perang suci. Siapakah itu lelaki yang bernama Muhammad?" tuturnya.

Saat mengobrol ia ditemani oleh teman sekamarnya, penganut Kristiani, Wade. "Bertiga kami melakukan sesi dialog antara Yahudi, Kristen dan Muslim. Dalam obrolan itu kami menemukan banyak perbedaan sekaligus banyak persamaan," kata Saphiro.

Ketertarikan Shaphiro bergeser, yang semua berkutat seputar seks, obat-obatan dan pesta, ke pencarian serius terhadap kebenaran. Sebuah pencarianya yang menurut dia harus diselesaikan menyeluruh. "Ini pencarian terhadap Tuhan dan pencarian bagaimana untuk mengikuti-Nya," ungkap Saphiro.

Dalam perncarian itu Shapiro bertanya pada dirinya, "Oke mulai dari yang sederhana, beberapa Tuhan yang kamu pikir ada di luar sana?". Saat itu ia meyakini hanya satu.

"Tuhan yang lebih dari satu, terbagi-bagi tentu lebih lemah dari pada hanya satu Tuhan. Saya berpikir, bagaimana bila satu Tuhan tidak sepakat dengan Tuhan lain, pasti ada argumen dan pertikaian. Maka, satu tuhan adalah pilihan sadar saya," imbuhnya.

Begitu ia membuka pikiran terhadap kemungkinan keberadaan Tuhan ia mulai menganalisa berbagai macam keyakinan, mulai atheis hingga theisme. "Sesuatu yang mengarahkan saya kepada pilihan kedua adalah sebuah kutipan, 'Setiap desain memiliki desainer. Dengan kalimat itu dalam benak, akhirnya saya selalu bangun dan sadar bahwa Tuhan ada. Saya tidak dapat menjelaskan mengapa. Saya hanya merasa seperti itu."

Penemuan baru itu menimbulkan kegairah dalam diri Saphiro. Saat itu pula ia mengaku muncul rasa tanggung jawab untuk mengikuti kehendak Sang Pencipta. "Langkah berikut saya adalah memasuki dunia agama," ungkapnya.

Kembali Saphiro menanyai dirinya sendiri. "Di mana saya harus memulai. Kenyataannya ada ribuan di luar saya. Saya mesti mengeliminasi dan menyempitkan kepada sedikit pilihan," tuturnya. Awalnya ia pun bertanya bagaimana melakukan hal itu.

"Saat itu ada pemahaman yang masuk dalam benak saya, 'temukan agama yang bersifat monotheis'. Saya pikir, bukankah itu masuk akal karena saya percaya hanya ada satu Tuhan."

Ia pun melewati Budhaisme dan Hinduisme karena ia menganggap keyakinan tersebut politeisme. Sementara agama utama yang saat itu ia pandang memiliki pandangan Monotheis adalah Yahudi, Kristen dan Islam. "Karena saya keturunan Yahudi, saya pun memulai dengan Yudaisme. Satu Tuhan, nabi yang sama, 10 perintah, Taurat dan jiwa Yahudi.

Saat melakukan pendalaman ada gagasan dalam Yudaisme yang mengganggunya. Gagasan itu berbunyi 'Jika seseorang terlahir sebagai Yahudi, maka ia memiliki jiwa Yahudi dan mereka harus mengikuti Yudaisme. "Tunggu dulu, di bagian itu saya merasa itu ide diskriminasi. Bukan sesuatu yang universal,"

"Jadi apakah benar Tuhan membuat jiwa Yahudi, jiwa Kristen, jiwa Hindu atau jiwa Hindu? Saya pikir semua orang diciptakan sederajat. Jadi apakah karena seseorang terlahir dalam agama itu berarti derajat Tuhan tetap di sana meski si penganut melakukan kesalahan. Saya tidak sepakat dengan itu," tutur Saphiro.

Satu lagi yang mengganggu Saphiro adalah tidak ada konsep ketat mengenai neraka dalam Yudaisme. "Mengapa harus baik? mengapa itu bukan dosa? Saya tidak punya rasa takut terhadap hukuman, lalu mengapa saya harus menjaga moral?"

Usai mendalami Yudaisme, ia menuju pemahaman Kristen. Lagi-lagi ia terganggu dengan konsep trinitas, satu tuhan, satu bapa, satu anak dan ruh kudus. "Aduh tolong jelaskan bagaimana semua ini bisa menjadi satu Tuhan. Jadi bagaimana anda dapat meyakini hanya satu Tuhan bila yang ada pembagian seperti ini,"

Penjelasan demi penjelasan, pertanyaan demi pertanyaan, perbandingan demi perbandingan, analogi dan sebagainya tak mampu membuat Saphiro memahami konsep trinitas.

Hingga ia pun memasuki perjalanan berikut, mengkaji Islam. Islam berarti penyerahan diri. Keyakinan utama yang dipahami Saphiro dalam Islam adalah satu Tuhan, beribadah kepda Tuhan lima kali sehari, mewajibkan memberi 2,5 persen dari harta setiap tahun sebagai zakat, berpuasa saat Ramadhan--demi membuat seseorang lebih dekat kepada Tuhan dan menghargai sesama manusia dan kelima melakukan perjalanan ke Mekkah untuk menunaikan haji bagi yang mampu.

Sejauh itu Saphiro tidak menemukan sesuatu yang sulit untuk dipahami. "Tidak ada sesuatu yang bertentangan dengan logika saya di sini," ungkapnya.

Al Quran, sejauh yang ia tahu saat itu adalah kitab dengan kebijakan tanpa batasan waktu dan kisah-kisah penuh keajaiban yang menarik. "Banyak fakta ilmiah yang baru terungkap saat ini telah dinyatakan 1400 tahun sebelumnya dalam buku ini," ujarnya.

"Saat itu Islam telah melewati pertanyaan awal saya tentang agama satu tuhan. Namun saya ingin tahu lebih lanjut apakah agama ini universal? Apakah ia sejalan dengan sains? Saya menemukan banyak ayat di Al Qur'an yang berada di satu koridor dengan ilmu pengetahuan dan teknologi," tutur Saphiro.

Semakin banyak Saphiro menemukan fakta-fata yang ia nilai logis saat mengkaji agama tersebut, ada satu hal yang mulai sangat menarik perhatiannya yakni nama "Islam" itu sendiri. "Ini nama dari agama ini, saya menemukan ia ditulis berulang kali dalam Al Qur'an".

Ia pun mengingat riset yang ia lakukan sebelumnya. "Saya tidak mengingat satu pun kata 'Yudaisme' dalam perjanjian lama atau 'Kristiani' dalam Perjanjian Baru. Ini adalah hal besar," ujarnya.

Ia menyadari mengapa tak bisa menemukan nama sebenarnya agama tersebut di dalam kedua kitab tadi, karena memang tidak ada nama dalam kitab-kitab tersebut. Ia pun memahami Yudaisme merupkan bentukan kata Yuda-isme dan Kristiani tentu berasal dari "Kristus dan pengikutnya"

"Jadi inikah Yuda? atau Judah?" tanya Saphiro pada diriny. Nama itu sejauh yang diketahui Saphiro adalah pemimpin suku Hebrews ketika Tuhan menurunkan firmannya kepada manusia. "Jadi apa mungkin agama dinamai nama orang?" ujarnya.

Begitu pula ketika ia berpikir tentang Kristiani, yang berasal dari nama Yesus Kristus. "Apa mungkin kita dapat mendeduksi nama agama dari orang-orang dengan melekatkan isme dan -anity," ungkap Saphiro. Terlebih lagi nama-nama tersebut tidak diungkap dalam kitab mereka, inilah yang membuat ia berpikir itu sangat aneh.

"Coba jika saya berjualan dan saya berkata "Apakah kamu mau membeli ini_______? Tentu orang akan bertanya, Apa ini_____namanya? Tentu saya tidak akan bisa menjual sebuah barang tanpa sebuah nama,"

Saat itu Saphiro meyakini nama adalah hal mendasar di mana manusia bisa mengidentifikasi objek, baik fisik maupun non fisik. "Jika agama harus dipraktekan dan disebarkan kepada setiap manusia di muka bumi, bukankah seharusnya ia memiliki nama?

Ia juga menekankan, nama itu seharusnya diberikan langsung oleh Tuhan, bukan bentukan manusia. "Ya itulah maksud saya. Nama Kristiani dan Yudaisme tidak tertulis dalam kitab suci mereka. Manusia yang menamainya, bukan Tuhan," kata Saphiro menyimpulkan.

"Gagasan bahwa Tuhan menghendaki sebuah agama diikuti oleh manusia tanpa memberi nama, sangat mustahil bagi otak saya untuk menerima," ujarnya. "Di titik itu, baik Kristen dan Yahudi kehilangan kredibilitas murni dalam logika dan agama sepenuhnya, setidaknya itu dalam prespektif saya," papar Saphiro.

Ia menemukan Islam adalah satu-satunya agama yang mengusung nama asli agama dalam kitab sucinya. "Itu bermakna besar bagi saya," ungkap Saphiro. "Saya menyadari saya akan mengikuti Islam, lalu saya pun menjadi Muslim. Saya menemukan kebenaran dan saya merasa keluar dari kegelapan menuju cahaya."

Mubarak, Shah Iran, Politik Apartheid, Raja Farouk dan Misteri 11 Februari

Sabtu, 12 Februari 2011

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Presiden Mesir Hosni Mubarak akhirnya mengundurkan diri setelah 17 hari berturut-turut di demonstrasi rakyatnya sendiri. Mubarak mundur pada 11 Februari 2011.

"Mubarak memilih tanggal yang tepat untuk mundur," demikian ulasan Guardian, Jumat.

Apa yang terjadi pada 11 Februari di tahun-tahun yang lalu? 11 Februari rupa-rupanya tanggal yang cukup penting bagi politik sejumlah negara.

Menurut catatan, pada 11 Februari 32 tahun lalu di Iran terjadi revolusi yang juga menggeser Shah Iran dari kursinya. Revolusi Iran menaikkan pemimpin spiritual Ayatollah Khomeini ke kursi pimpinan negara persia tersebut.

Pada tanggal serupa, 21 tahun lalu di Afrika Selatan, pemerintahan apartheid membebaskan tokoh antiapartheid, Nelson Mandela setelah puluhan tahun dipenjara. Bebasnya Mandela memicu serangkaian kejadian di Afsel yang menyatukan dua ras yang tadinya bermusuhan.

Di tanggal ini juga, Raja terakhir Mesir, Farouk, lahir pada 1920. Farouk lahir ketika Mesir berada di bawah protektorat Inggris. Ia sempat berkuasa beberapa tahun sebelum akhirnya pada 1952, sekelompok perwira militer mengadakan kudeta yang dikenal sebagai Revolusi 1952. Farouk disingkirkan, dan mulailah era militer berkuasa di Mesir. Salah satu perwira itu adalah Gamal Abdul Nasser, calon presiden Mesir yang terkenAL
SUMBER:REPUBLIKA ONLINE

Parabek, Sebuah Kampung Syariah

Jumat, 11 Februari 2011



Tabek. Istilah ini lazim dipakai masyarakat Parabek, Bukittinggi, Sumatra Barat (Sumbar), untuk menyebut kolam ikan. Di Parabek, sebuah kampung yang terletak sekitar 20 menit perjalanan dari Kota Bukittinggi, kolam ikan tampil di hampir setiap pelataran rumah.

Siang itu, dibalut hawa udaranya yang sejuk, Parabek juga diwarnai oleh hilir-mudik penduduk yang sibuk membawa aneka hasil bumi. Ada wortel, lobak, cabai, juga tomat. Pada saat yang sama, puluhan anak perempuan berjilbab dan bocah laki-laki berpeci menyapa dari dalam pagar surau.

Itulah keseharian Parabek, sebuah kampung yang baru saja diresmikan menjadi kampung syariah. "Kita bermimpi menjadi kampung syariah, layaknya sebuah maket mini peradaban Madinah zaman Rasulullah," ungkap Ketua Yayasan Syekh Ibrahim Musa, Parabek, Novizar Zen, kepada Republika, belum lama ini.

Berbicara syariah, tidak harus menonjolkan sesuatu yang garang seperti hukum cambuk ataupun potong tangan. Sebab, itu hanya sebagian kecil dari integritas syariah yang luas. Sebaliknya, syariah adalah solusi bagi persoalan umat saat ini. Sebab, di dalam syariah, terdapat berbagai prinsip yang sangat baik diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, seperti keadilan, kesejahteraan, kerukunan, kedamaian, juga ketertiban.

Parabek hendak menerapkan hal itu. Alam yang subur dan karakter masyarakat yang agamis, kiranya bisa menjadi modal penting. Gayung pun bersambut. Kepala Bank Indonesia Cabang Sumbar, Romeo Rizal Panji Alam, melihat potensi itu. Parabek yang berada di kaki gunung, menurut Romeo, sangat cocok dikembangkan untuk usaha perkebunan dan peternakan. "Pondok pesantren dan surau adalah pemandangan yang khas di Parabek. Masyarakatnya juga dikenal ramah dan religius," katanya.

Karena itu, ia yakin, Parabek bisa menjadi awal dan contoh bagi Sumbar bahkan Indonesia. Didukung BI Cabang Sumbar, Shariah Mart, dan Koperasi Pondok Pesantren Sumatera Thawalib, Kampung Syariah Parabek resmi diluncurkan, akhir Januari silam.

Rencananya, imbuh Romeo, langkah positif ini bisa dikembangkan menjadi wisata religi. Agenda International Business Forum yang digelar di Sumbar dalam waktu dekat juga bakal dijadikan momentum memperkenalkan kampung syariah ini ke dunia internasional. "Sepanjang kita yakin akan jadi kenyataan," ujar Romeo.


Dua unsur penting
Menteri Agama (Menag), Suryadharma Ali, menyambut baik kehadiran kampung syariah ini. "Sangat baik jika direncanakan model kampung syariah dan merambah ke kecamatan, kabupaten, dan provinsi lalu negara syariah," kata Menag.

Dengan mengacu kepada Islam di Madinah pada zaman Rasulullah, lanjut Menag, disebut kampung syariah bila memenuhi dua unsur penting, yaitu bebas dan aman. Dalam hal ini, ada enam kebebasan yang harus dipenuhi, yakni bebas dari kekufuran apa pun agamanya, juga bebas dari kemiskinan. Menurut dia, kampung syariah mesti mencari solusi untuk mengentaskan kemiskinan, misalnya melalui zakat.

Selanjutnya adalah bebas dari kebodohon dan bebas dari pengangguran. Dalam hal ini, pemberdayaan ekonomi di sektor riil pada kampung syariah diharapkan mampu menyerap tenaga kerja dan mengurangi angka pengangguran. Kampung syariah, menurut Menag, dituntut pula bebas dari buta aksara Alquran. Yang tak kalah penting, kampung ini juga mesti bebas dari konflik.

Selain itu, kata Menag, kampung syariah juga harus memiliki 'empat anti', yakni antinarkoba, antijudi, antimaksiat, dan antiminuman keras."Jika kampung syariah seperti ini bisa diterapkan, ini akan menjadi kampung orang pintar, kampung lurus, dan kampung tenteram." (sumber.Republika on line)

Kamis, 03 Februari 2011


Hasil Polling: Mubarak Akan Melarikan Diri dari Mesir


Hasil sebuah jajak pendapat menunjukkan bahwa revolusi rakyat di Mesir akan memaksa Presiden Mesir Hosni Mubarak melarikan diri dari negara itu.

Menurut jajak pendapat yang dilakukan oleh Press TV, hampir 53 persen responden percaya bahwa Mubarak akan melarikan diri dari negara Afrika Utara tersebut.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 13 persen mengatakan bahwa kerusuhan akan diatasi dengan dukungan dari Amerika Serikat.

Sementara itu 34 persen mengatakan bahwa revolusi Mesir akan membawa keruntuhan Mubarak namun sisa-sisa sistem Mubarak masih akan bertahan.

Mesir telah memasuki hari kesepuluh revolusi rakyat dengan banyaknya massa yang berkumpul di ibukota Mesir Tahrir Square dari dini hari Kamis ini.

Para pengunjuk rasa ingin Mubarak mengakhiri kekuasaannya yang telah bertahan selama 30 tahun tapi Mubarak sejauh ini menolak seruan masyarakat luas yang menuntut pengunduran dirinya.

Demonstran pada hari Selasa lalu meneriakkan "Pergi Mubarak, Anda sudah tidak dibutuhkan" dan "Jumat sore kami akan ke istana anda," merujuk pada apa yang mereka namakan "Jumat Keberangkatan", demo ke istana presiden yang demonstran mengatakan bahwa mereka akan memaksa Mubarak untuk turun.(fq/prtv)
dikutip dari:era muslim.com

Republika OnLine » Breaking News » Internasional Mahasiswa Indonesia di Mesir Keluhkan Minimnya Logistik

Rabu, 02 Februari 2011


REPUBLIKA.CO.ID,KAIRO - Mahasiswa Indonesia di Mesir mengeluhkan minimnya logistik. Kesulitan memperoleh logistik tersebut merupakan imbas dari demonstrasi dan kerusuhan berkepanjangan dan meluas di Mesir.

"Kalaupun ada, itu sangat sulit memperolehnya dan mesti membayar mahal,"kata Suhardiansyah, Mahasiswa Asal Bangka, saat dihubungi Republika melalui komunikasi Yahoo Mesengger, Rabu (2/2) malam waktu Kairo atau Kamis (3/2) WIB.

Karena itu, Suhardiyansyah yang kini sedang menempuh studinya di Academy Sufi, Kairo, meminta pemerintah melalui Kedutaan Besar RI di Mesir bertindak cepat dan tanggap. Selain melakukan evakuasi, pemerintah perlu juga memberikan bantuan logistik. Apalagi, disebutkan Suhardiansyah, seperti dilansir berbagai media lokal Mesir baik radio, televisi, ataupun cetak Menteri Perdagangan dan Perindustrian Mesir, Dr. Samihah Fauzi, mengatakan persediaan gandum di mesir cukup untuk jatah 6 bulan. Sedangkan minyak, beras dan gula cukup hanya cukup 2 bulan ke depan.

Suhardiyansyah menegaskan evakuasi WNI yang berada di Mesir mendesak segera dirampungkan. Terutama diprioritaskan untuk kalangan perempuan dan anak-anak. Meskipun sebagian daerah di Mesir relatif aman, tetapi merebaknya demostrasi dan aksi penjarahan atau kriminalitas lainnya perlu langkah antisipasi yang cepat dan tepat. "Jadi buat apa mahasiswa bertahan, sedangkan keamanan dan persediaan logistik semakin tidak akan terjamin," tandas dia.

Namun demikian, ungkap pria yang akrab dipanggil Suhek, ini memaparkan di balik krisis di Mesir muncul solidaritas dan kepedulian sejumlah masyarakat Mesir ke Mahasiswa Indonesia. Mereka saling bahu membahu menjaga keamanan tempat tinggal dan mempersenjatai diri dengan senjata ala kadarnya. "Tak sedikit orang Mesir yang memberikan bantuan makanan dan uang kepada Mahasiswa," ujar Suhek yang tinggal di Kawasan Ahmed Maher, Seeda Zaenab, Kairo, Mesir


sumber(republika.com)

MENERIMA MURID BARU

Minggu, 30 Januari 2011


YAYASAN SYEKH IBRAHIM MUSA

PESANTREN SUMATERA THAWALIB

PARABEK BUKITTINGGI


Menerima Murid Baru

Tahun Pelajaran 2011/2012


Motto Madrasah :

التفقه في الدين


Kampus : Madrasah Sumatera Thawalib (MST) Parabek Bukittinggi Sumatera

Barat Telp. (0752) 31079

E-Mail : mst_parabek@yahoo.com

Website : http://www.thawalib-parabek.sch.id
Contact Person : 081363139190 – 08126766276 - 085263044529

I. Jalur Beasiswa :

A. Katagori Beasiswa

1. Rangking I, Matematika 9 Kelas VI/IX (selain MST Parabek) Semester I dan lulus tes tajwid : Gratis uang masuk (sebesar Rp. 6 juta)

2. Rangking II, Matematika 9 Kelas VI/IX (selain MST Parabek) Semester I dan lulus tes tajwid : Uang masuk Rp. 2 juta (dikurangi Rp. 4 juta)

3. Rangking III, Matematika 8 Kelas VI/IX (selain MST Parabek) Semester I dan lulus tes tajwid : Uang masuk Rp. 3 juta (dikurangi Rp. 3 juta)

4. Hafidz Al-Qur’an 2 juz dan lulus tes tahfidz : Gratis uang masuk (Rp. 6 juta)

5. Hafidz Al-Qur’an 1 juz dan lulus tes tahfidz : Uang masuk Rp. 2 juta (dikurangi Rp. 4 juta)

Dengan persyaratan sbb :

a. Mengisi formulir dan bebas uang pendaftaran : Rp 100.000,-

b. Potocopi rapor kelas VI semester I yang terlegalisir

c. Potocopi Ijazah SD/MI dan rapor kelas IX semester I yang terlegalisir (untuk calon santri MA)

d. Surat keterangan berprestasi dari Kepala Sekolah

e. Paspoto 3x4 berwarna 3 lembar

f. Lulus tes tajwid dan baca Al-Qur’an

B. Waktu Pendaftaran dan Seleksi

1. Gelombang I :

a. Pendaftaran : Mulai sekarang s/d 12 Maret 2011

b. Cek berkas, wawancara serta seleksi tanggal 13 Maret 2011

c. Pendaftaran ulang : 14 Maret 2011

2. Gelombang II :

a. Pendaftaran : 15 Maret s/d 02 Juli 2011

b. Cek berkas, wawancara & seleksi : 03 Juli 2011

c. Pendaftaran ulang : 04 s/d 06 Juli 2010

II. Jalur Umum

A. Syarat pendaftaran :

1. Tamatan/telah duduk dikelas VI/IX (SD/MI/SMP/Mts/Pesantren)

2. Fotocopi ijazah/rapor kelas VI/IX semester I yang terlegalisir

3. Mengisi formulir dan membayar uang pendaftaran Rp. 100.000,-

4. Pasfoto 3x4 berwarna 3 lembar


B. Waktu Pendaftaran dan Seleksi

1. Gelombang I :

a. Pendaftaran : Mulai sekarang s/d 12 Maret 2011

b. Ceck berkas dan seleksi tanggal 13 Maret 2011

c. Pendaftaran ulang : 14 Maret 2011

2. Gelombang II :

a. Pendaftaran : 15 Maret s/d 02 Juli 2011

b. Cek berkas, wawancara & seleksi : 03 Juli 2011

c. Pendaftaran ulang : 04 s/d 06 Juli 2010


Tempat Pendaftaran : Kampus Madrasah Sumatera Thawalib Parabek Ladang Laweh Kecamatan Banuhampu Agam Sumatera Barat - Indonesia